Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5


Judul filmnya cukup unik, Half Girlfriend. Kalo diartikan bisa jadi artinya "setengah pacar" atau mungkin lebih tepatnya "teman berasa pacar". Ada juga celetukan anggota BMCI Jatim lainnya yang mengartikan "Pacar Part Time". Kalo pas butuh pacar, ya dianggep pacar. Kalo gak butuh, ya teman saja. Jangan macem-macem. Hanya teman.

Kalo kalian telah mendengarkan lagu-lagu soundtrack-nya, kayaknya Half Girlfriend ini bakalan menjadi salah satu film yang lagu-lagunya akan disukai di Indonesia. Ada 10 lagu plus bonus 1 lagu yang dinyanyikan sendiri oleh Shraddha Kapoor. Dan konsep ini mengingatkan saya pada konsep yang pertama kali dikenalkan oleh tim Mohit Suri dalam film Ek Villain (2014) dimana Shraddha Kapoor juga menyumbangkan suaranya untuk pertama kali dalam mengisi original soundtrack lagu-lagunya.

Yup benar, tim pembuat Half Girlfriend adalah tim yang sama dengan film Aashiqui 2 (2013), Ek Villain (2014), dan Hamari Adhuri Kahani (2015). Ada Mohit Suri di bangku sutradara dan produser. Ada Mithoon di bagian aransemen musik. Dua nama yang cukup sukses menghadirkan lagu-lagu pop yang easy listening dipadu kisah cinta yang dramatis, dipastikan akan mampu membuat 'baper' para penontonnya. Apalagi playback singernya Arijith Singh ... ughhh... mak jleb bapernya......!!!

Kalau dalam Aashiqui 2 bercerita tentang cinta seorang musisi, Ek Villain tentang cinta seorang pembunuh, dan Hamari Adhuri Kahaani tentang cinta terlarang, maka Half Girlfriend akan bercerita tentang cinta yang setengah hati. Benarkah demikian?

Tentu saja itu tidak benar, karena Ngadimin juga belum menonton filmnya. Akan tetapi, menurut hasil penerawangan dan ke sok-tahuan Mimin ditambah bumbu-bumbu penyedap lainnya , Half Girlfriend ini akan bercerita tentang Madhav (Arjun Kapoor) yang jatuh cinta kepada Riya Somani (Shraddha Kapoor). Kedekatan mereka bermula ketika mereka sama-sama aktif di tim basket kampus. Akan tetapi, Riya tak membalas cinta Madhav.

Madhav tak putus asa, meski ditolak, dia menawarkan hubungan bentuk lainnya. "Oke lah gak papa kalo gak mau jadi pacar.. kalo jadi pacar part time aja bagaimana?" begitu tawaran Madhav kepada Riya. Tentu saja Riya tak mau dijadikan pacar setengah-setengah alias part time. Lah wong jadi pacar 'full time' aja gak mau, apalagi setengah-setengah.

Merasa tersinggung atas tawaran Madhav itu, Riya marah-marah dan gak mau ketemu lagi sama Madhav. Lalu minggat ke luar negeri. Dan Madhav menjadi baper tak berkesudahan.

Madhav kembali ke kampung halamannya, dan membantu orang tuanya.. sekaligus menjadi guru honorer di kampung. Karena sekolahnya ada di kampung, tentu saja fasilitasnya sangat minim. Untuk itu Madhav berusaha keras mencari donatur yang mau membantu untuk membiayai perbaikan fasilitas sekolahnya.


Kesempatan datang ketika tersiar kabar bahwa akan ada Bill Gate (Pendiri Microsoft) akan berkunjung ke desa tempat Madhav. Dia harus membuat proposal pengajuan dana dan presentasi. Sayangnya harus dalam bahasa Inggris, satu-satunya kelemahan Madhav.

"Masak iya harus kursus bahasa inggris dulu? Bill Gates keburu balik lagi ke Amrik kalo nunggu Madhav mahir bahasa Inggris? Hadeuuuhhh... ini kisah cinta apa kisah orang kursus bahasa Inggris sih, Min? Terus bapernya kapan???? " Pembaca artikel ini pada protes.

Sebelum para pembaca demonstrasi atau gelar doa massal berjilid-jilid, Ngadimin pamit undur diri dulu.. rupanya novel Half Girlfriend yang Mimin baca ketuker sama novel Laskar Pelangi. Kalo penasaran sama Half Girlfriend, ditunggu rilisnya tanggal 19 Mei 2017, serentak di bioskop terdekat di kota-kota India. Wew....

About BMCI Jatim

BMCI Jatim Adalah Wadah Terbesar Komunitas Bollywood Mania yang berada di Jawa Timur. Tak hanya aktif di dunia maya, BMCI juga aktif di berbagai kegiatan dan even. Karena Kami tak pernah malu mengakui bahwa suka Bollywood
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Post a Comment

Web ini adalah sarana informasi terkini dari BMCI Jatim tentang film, artis, lagu, dan ulasan film bollywood yang telah atau akan beredar di Tanah Air.

Sebuah komunikasi akan lebih hidup jika terdapat interaksi antara pembaca dan Ngadimin BMCI Jatim melalui Komentar di bawah ini.

Karena BMCI Jatim adalah KITA yang tak pernah malu untuk mengakui bahwa kita suka Bollywood.


Top